Kamis, 12 November 2009

Blog EntryHermawan Kartajaya: Dunia Tidak Lagi Bulat

SurabayaSurabaya Post

Apa yang harus dimiliki seseorang untuk bisa berhasil menjalani masa depannya? Pertanyaan itulah yang dijawab oleh pakar marketing Hermawan Kartajaya saat memberikan kuliah umum perdana bagi mahasiswa baru ITS yang digelar di Graha ITS, Kamis (24/08) siang.

Menurut Hermawan ada tiga hal yang harus dimiliki seseorang untuk bisa berhasil menjalani masa depannya. Pertama pengetahuan, kedua skill atau ketrampilan, dan ketiga sikap kepribadian dalam menatap masa depan.

Dalam konteks itu, Hermawan, yang menjabat sebagai President World Marketing Association, menilai apa yang telah dilakukan ITS dengan memberikan bekal pelatihan ESQ atau pelatihan kepribadian merupakan sebuah langkah yang benar untuk para mahasiswa dalam menghadapi masa depan.

Menurut dia, ITS sudah sama dengan Harvard University yang tidak hanya mmendidik para mahasiswanya cerdas secara intelektual, tapi juga cerdas secara emosional dan spiritual, dengan memberikan kepada mahasiswa baru pelatihan ESQ, keterampilan lainnya.

Sambil mendengarkan lagu Celine Dion berjudul A Whole New World, Hermawan mengajak agar para mahasiswa ITS mengetahui tentang segala bentuk perubahan dan perkembangan di dunia luar, tidak hanya melulu mengejar nilai dan asal lulus. “Karena itu jadikanlah waktu Anda selama kuliah 3-4 tahun tahun untuk dinikmati, janganlah Anda mau dijadikan obyek, tapi jadilah subyek dalam proses perkuliahan,” katanya.

Hermawan melanjutkan, proses belajar-mengajar harus diubah seiring seiring dengan digitalisasi, globalisasi yang menciptakan menciptakan paradoks-paradoks, dan futurisasi dimana cara lama harus ditinggalkan. Proses belajar-mengajar lebih menekankan pada aspek dan nilai-nilai partisipasi mahasiswa.

Pada bagian lain, Hermawan Kartajaya menantang ITS segera membuka busines school agar nilai tambah yang diberikan ITS kepada bangsa ini tidak hanya terbatas pada bidang teknologi, tapi juga bagaimana teknologi itu dapat dijual dan mempunyai nilai tambah.

“Jika ITS siap membuka program atau jurusan business school, saya pribadi siap membantu sekuat tenaga. Saya berharap ITS tidak terlalu lama mewujudkan program itu, karena business school itu sangat strtegis bagi ITS untuk mengembangkan sebuah teknologi yang memiliki nilai tambah bagi pembangunan bangsa,” ujarnya.

Didampingi wakil dekan Nanyang Business School dari Nanyang Technological University, Singapura, Hooi Den Huan, ia menyatakan dirinya tidak sedang memprovokasi ITS, namun memberikan gambaran tentang dunia dan masa depan yang dihadapi lulusan ITS kelak dengan pendekatan ilmu marketing.

“Ke depan kita akan menghadapi dunia baru dan cakrawala baru. Dunia tidak lagi bulat, melainkan sudah flat (datar). Artinya, siapa pun, dimana pun punya kesempatan sama untuk maju. Untuk menghadapi semua itu, Anda harus menjadi pelopor, bukan pengekor. Respnya adalah belajar terus, harus punya visi-misi, nilai kepribadian," paparnya.

Dalam kesempatan itu, Hermawan yang sesaat turunn dari mimbar langsung menuju mobil yang membawanya ke landasan helikopter di Stadion ITS untuk menghadiri acara dengan Sri Sultan Hamengkubuwono X di Bantul itu tampak kegigihan Rektor ITS Surabaya.

"Saya tidak menyangka bisa hadir di tengah-tengah mahasiswa ada hari ini. Jika tidak karena kegigihan Rektor Anda, mungkin saya tidak ada disini. Rektor Anda telah mengusahakan untuk menyiapkan helikopter untuk menyesuaikan dengan agenda saya di Jogjakarta. Sungguh ITS sangat luar biasa,” ungkapnya.

Sebelumnya, Rektor ITS, Prof Dr Ir Mohammad Nuh, DEA, mengatakan, setelah mahasiswa ITS diterima secara resmi sebagai mahasiswa, maka para mahasiswa bukan hanya milik sendiri. (hap)

Sumber: Surabaya Post: 25/08/06

Rabu, 11 November 2009

Untuk menjadi seorang profesional muda, yang harus kita tentukan adalah visi kita dalam mencapai goal di dalam universitas kehidupan kita ini. Namun, kita juga bisa menggali jiwa entrepreneur dalam diri kita. jiwa merupakan belief di dalam pikiran kita. Mengelola bisnis sendiri sekarang sudah sangat lumrah. jika itu untuk memaksimalkan potensi diri, kenapa tidak? Namun sebagai calon entrepreneur, hal yang perlu kita perhatikan tidak hanya modal finansial, tetapi juga yang terpenting adalah modal non-finansial. Yang dimaksud dengan modal non-finansial adalah jiwa enterpreneur dalam diri kita cukup baik ataukah memulai bisnis karena emosional disebabkan tertekan bekerja di bawah kendali orang lain?

HAL-HAL PENTING SEBELUM BERWIRAUSAHA

Berani ambil risiko.
Perlu keberanian yang luar biasa untuk berwirausaha. Jadi, jangan langsung tergiur untung besar. Yang penting Anda mau kerja keras. memikirkan hal yang pas. hasil besar akan kita dapatkan berbanding lurus dengan resiko besar yang kita hadapi. anda buka dulu usaha anda baru anda bisa

Mampu membangun partnership dan mitra yang baik.
Salah satu faktor sukses bisnis adalah membangun partnership dan mitra bisnis. Hal ini bisa kita dapatkan dengan mengembangkan pergaulan di kantor atau juga di kehidupan sosial secara umum. dalam buku the secret disebutkan halnya bahwa kunci rahasia kesuksesan adalah memperkaya kemitraan kita dengan teman atau semua orang di sekitar kita.

Libatkan orang yang Anda percayai, misalkan keluarga sendiri.
Apalagi jika Anda memulai bisnis dengan modal yang tidak besar. Melibatkan keluarga akan memperkecil risiko karena Anda sudah lebih kenal, jadi bisa lebih dipercaya. Namun, kita harus tetap profesional. kita perlu memikirkan terutama istri atau sumai kita supaya tidak menjadi pemadam kebakaran ketika kita sudah mempunyai ide matang untuk segera action.

Selasa, 10 November 2009

Cara “GILA” Jadi Pengusaha

Salah satu pandangan keliru pada sebagian orang yang ingin memulai usaha tapi tak juga berani melakukan apapun untuk mewujudkannya, adalah karena mereka yakin kalau memulai usaha itu harus punya uang tunai sebagai modal awal usaha terlebih dulu. Itu keliru besar!

Sebenarnya yang paling dibutuhkan untuk memulai usaha bukan modal uang, tetapi keberanian untuk terus mencoba, memulai usaha dengan langkah nyata. Kalo perlu dengan modal mimpi. Oleh karena itu, seorang entrepreneur jangan takut bermimpi, karena mimpi kita adalah tidak lain dari bagian visi kita yang akan menjadikan cetak biru (blue print) kenyataan. Oleh karena itu, rezeki yang kita inginkan bisa mengikuti mimpi kita, bahkan dalam banyak realitas, rezeki itu berbanding lurus dengan mimpi kita.

Jadi, bila kita sudah berani untuk memulai langkah, cobalah mewujudkan ide bisnis. Entrepreneur harus pantang berhenti. Yang harus dilakukan hanyalah mencoba dan terus mencoba. Untuk itu, logis kalau kita harus berani menghadapi kegagalan berulang-ulang dan anggaplah hal itu sebagai proses belajar menuju kesuksesan. Dengan demikian yang namanya kegagalan tak pernah kita kenal dalam kehidupan kita. Oleh karena di dalam diri seorang entrepreneur tidak mengenal kamus gagal, yang ada hanyalah berhenti mencoba. Untuk meraih sukses seorang entrepreneur itu tak kenal istilah berhenti mencoba! Jadi, gagal itu biasa, terus mencoba dan berani gagal lagi itu baru luar biasa! Jangan patahkan semangat dengan mengukur kegagalan kita tapi lihatlah berapa kali kita berani bangkit dan mencoba lagi!

pencetak pengusaha pengusaha baru

Entrepreneur university didirikan oleh Purdi E. Chandra ( Pemilik PRIMAGAMA) dengan visi yaitu menjadi institusi pendidikan nonformal berkualitas yang bukan menciptakan pencari kerja, tapi menciptakan pengusaha baru yang kreatif dan inovatif. ENTREPRENEUR UNIVERSITY adalah sebuah lembaga tanpa nilai, tanpa ijazah, tanpa akreditasi tapi orientasi pencetak pengusaha yang penuh action. pencetak calon2 miliarder baru di indonesia. bagitu banyak seminar motivasi wirausaha yang seering digelar bahkan sudah anda ikuti tapi kenapa sangat sediket pengusaha yang di hasilkan??? karena seminar2 itu hanya menyentuh satu sisi motivasi, yaitu impianatau iming2 saja..

-terro mellea roma ta' osa pesse mala olle pesse
-jadi pengusaha tanpa modal
-jadi pengusaha tidak harus sarjana
-bagaimana caranya uang bekerja untuk anda
-apa artinya BODOL, BOBOL, BODOL
-bagaimana caranya beternak uang dan emas
-kenapa bisnis itu harus menggunakan OTAK KANAN
-berhutang itu mulia, maksudnya??

HANYA DI ENTREPRENEUR UNIVERSITY